Ada yang Menunggu Kita di Waktu Ashar

Jika seandainya kita adalah seorang karyawan, tentu sudah tak asing lagi dengan benda yang sering kita sebut “amino”. Sebuah mesin absen otomatis yang mencatat kehadiran pekerja. Ternyata absensi seperti itu tak hanya dilakukan oleh manusia, malaikat pun melakukannya. Mereka bergantian melakukan tugas mengawasi manusia. Mau tahu kapan para malaikat itu bergantian tugas?

Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah telah bersabda:
“Para malaikat malam bergantian dengan malaikat siang dalam mengawasi kalian. Mereka bertemu saat shalat ashar dan shubuh.”

Kemudian Rasulullah menjelaskan, malaikat yang semalaman mengawasi manusia, naik ke langit dan melaporkan hasilnya tugasnya.
“Bagaimana keadaan hamba-hamba-Ku ketika kalian tinggalkan?” Allah bertanya pada mahluk cahaya itu.
“Kami meninggalkan mereka dalam keadaan sedang shalat, kami pun datang pada mereka juga dalam keadaam shalat. Maka ampunilah mereka pada hari kiamat.” kata malaikat.

Bayangkan ketika malaikat datang Anda sedang melakukan shalat shubuh. Ketika mereka pergi Andapun sedang melakukan shalat Ashar. Laporan yang akan diberikan pada Allah tentu akan baik dan mulus. Tak hanya itu, para malaikat memberikan “rekomendasi” ampunan pada Allah untuk Anda yang sedang Shalat saat mereka tinggalkan.

Mari kita bayangkan juga kondisi sebaliknya. Saat mereka datang di Shubuh hari, kita sedang meringkuk di dalam hangat selimut. Atau saat mereka pergi di waktu Ashar, kita sedang terkepung dengan segala pekerjaan. Tentu laporan pun akan berwarna merah, seperti mesin absen. Jika kita terlambat, angka yag tercatat akan berwarna merah. Meski Anda masuk kerja, tetap saja konduite Anda berkurang di depan atasan tempat Anda bekerja.

Begitu juga yang terjadi pada Allah, sebagai “atasan” dalam hidup kita. Jika Anda ingin memperbaiki catatan dan konduite di depan Allah sebetulnya gampang saja. Kenapa kita tidak melakukan shalat di tepat waktu ketika malaikat-malaikat melaporkan hasil tugasnya. Ayo shalat tepat waktu. Tidak susah kan? Wallohua’lam

(Sleman, 1juli2009)

Penulis: Fakhara Agam

besar, minus, 180cm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s